4 Kiat UMKM Bangkit di tahun 2022 : Kamu Harus Tahu!

 

    Sumber gambar : https://pixabay.com/


2 tahun pandemi pasti terasa berat untuk kita.

Kondisi kesehatan yang menjadi prioritas utama, banyak mengorbankan aspek kehidupan lain.

Perekonomian salah satu aspek yang tedampak oleh datangnya pandemi. 

Tahun 2022, saatnya kita bersama untuk UMKM bangkit kembali.



Halo, apa kabar teman-teman?

Apa saja nih resolusi untuk tahun 2022? Jika belum ada, nggak ada salahnya untuk memulai rencana dan strategi memulai awal yang baru. 

Kalau kamu mempunyai usaha dan ingin mengembangkan bisnis di tahun ini. Tentu merupakan sebuah langkah yang tepat untuk tidak menunda. Karena keberhasilan akan diraih tentu dengan memulai.

Kondisi pandemi, membuat beberapa sektor ekonomi terkena imbas secara tidak langsung. Tetapi tahun ini, kita tidak boleh berputus asa. Dengan keyakinan bersama, UMKM pasti bisa bangkit kembali.

Beberapa kiat ini, mungkin bisa kamu coba jika ingin mengembangkan usaha di tahun 2022:


Kenali Trend Bisnis di Tahun 2022

   Sumber gambar : https://www.reshot.com/

Sebagai pengusaha tentu kita ingin usaha kita berjalan dengan lancar dan banyak disukai oleh konsumen. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah trend. Dengan kemajuan teknologi informasi, kita dapat lebih mudah mencari tahu hal apa yang sedang disukai. 

Riset pasar sebelum produksi perlu dilakukan agar dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Media yang digunakan juga bisa beragam seperti website atau majalah bisnis, sosial media, dan juga bergabung dengan komunitas pengusaha untuk dapat terus update dengan perkembangan yang saat ini sedang terjadi. 

Membangun Brand Identity dari Produk

    Sumber Gambar : https://unsplash.com/

Selain mencari tahu trend yang sedang diminati, kita juga perlu membangun brand identity dari produk. Tujuannya adalah agar pembeli atau pengguna jasa dapat dengan mudah mengenali brand yang kita tawarkan. 

Brand identity biasanya meliputi logo, warna produk, gaya yang konsisten, konten dari sosial media, dan velue yang diberikan. Sebagai contoh : kita memiliki usaha makanan ringan, tentu harus membangun berbagai identity seperti misalnya warna dari produk dominan putih serta merah, kemudian merek yang digunakan menggunakan bahasa indonesia agar mencerminkan lokal brand, dan juga value yang diberikan adalah makanan ringan yang sehat karena dengan bahan-bahan alami dari petani lokal. 

Dengan menentukan brand identity, kita juga dapat lebih mudah menentukan target pasar yang sesuai dengan produk. 

Metode Pemasaran Produk yang Tepat

    Sumber gambar : https://unsplash.com/

Jika sebelum pandemi pasar yang lebih dikenal adalah berbentuk sebuah bangunan yang dapat kita kunjungi secara langsung. Saat ini masyarakat sudah banyak mengenal pasar digital atau marketplace. Sebagai UMKM juga tentu tidak boleh ketinggalan mengenai informasi seperti ini. 

Ada banyak online marketplace yang bermunculan selama pandemi. Tetapi sebaiknya kita fokus sesuai kepada tempat yang sesuai dengan produk. Misalnya audience dari produk kita adalah remaja, tentu kita harus melakukan riset terlebih dahulu mengenai marketplace yang banyak digunakan oleh target market. Dengan demikian akan lebih efektif dan juga sesuai pasar yang akan menjadi tujuan dari produk. 

Mendapatkan Tambahan Modal: Salah Satunya Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

     Sumber Video : Youtube Kemenkeu RI

Salah satu kendala ketika kita sedang melakukan usaha adalah modal. Karena untuk produksi dan pemasaran sebuah produk memerlukan modal. Terlebih jika kita ingin usaha yang dimiliki lebih berkembang pesat. 

Tetapi saat ini, UMKM bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMi). 

Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah dan disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (Dikutip dari: Website Kemenkeu - UMi). 

Syarat mendapatkan UMi (Website Kemenkeu - UMi) : 

  1. Tidak sedang dibiayai oleh lembaga keuangan/koperasi.
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan Elektronik.
  3. Memiliki ijin usaha/keterangan usaha dari instansi pemerintah dan/atau surat keterangan usaha dari penyalur.

Info lebih lanjut hubungi:

Pusat Investasi Pemerintah
Graha MR 21, Lantai 8
Jalan Menteng Raya No. 21
Cikini, Jakarta Pusat 10330
Telepon (021) 3924822; Faksimile (021) 3924818
https://hai.djpbn.kemenkeu.go.id/

Bagaimana? Sudah tergambar untuk memulai usaha yang bangkit di tahun 2022? Semoga tahun ini kita semua dapat lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan. Jika kalian punya kiat lain, boleh tulis pada kolom komen ya. Kita saling bertukar informasi agar dapat bangkit bersama. 

 #PIPUMi #UMiUntukNegeri

Komentar