Discover Ke'te' kesu' , The Village Of Death


Setelah perjalanan yang cukup jauh,  Bandung-jakarta-Makassar-Toraja dengan berbagai kendaraan mulai Travel, Pesawat dan Bus.  Akhirmya sampai juga di Toraja yang terkenal dengan upacara kematian. Menarik mengunjungi destinasi ini,  karna hingga hari ini masyarakat Toraja masih memegang terguh budaya yang diwariskan oleh para leluhur mereka.

Ke'te' Kesu' terletak 4km sebelah timur laut rantepao,  dan merupakan salah satu tempat wisata terpopuler ditoraja.  Kenapa menjadi terpopuler?  Karna jaraknya yang tidak teralu jauh dari pusat kota rantepao. Harga tiket masuk kawasan adalah 10rb. Ke'te kesu' dapat dijangkau dengan menggunakan angkot Rantepao - La'bo,  angkot Rantepao - Randa Batu, atau bisa juga dengan menyewa motor dengan tarif 70rb/ hari.

Terdapat keunikan  dan pesona dari Ke'te kesu' diantaranya yaitu :
  
1.Tongkonan







Buat kalian yang sering melihat gambar tongkonan rumah khas dari Toraja tapi belum pernah melihat bagian dalam tongkonan.  Ini nih bagian dalam dari tongkonan,  terdapat 2 buah ruangan yang dijadikan sebagai ruang tidur, terdapat juga ruang tengah sebagai ruang tamu, dan untuk yang nanya dimana toiletnya ? Toilet ada kok tenangg,  ada diluar dari rumah tongkonan. Kalau kata ka made kakak yang ada di foto ruang tamu itu tuh.  Tongkonan di Ka'te' Kesu'  ini bisa juga di sewa oleh wisatawan . Bisa jadi pengalaman baru saat mengunjungi toraja dan merasakan tinggal didalam tongkonan. Untuk berapa biaya sewa permalam nanti aku update lagi blognya karna aku sendiri belum dapet soal berapa biaya menginap permalam ditongkonan. 

2. Patane




Sekilas liat Patene ini aku pikir masih sama seperti tongkonan hanya berbeda bentuk, ternyata lebih tepatnya kalo menurut ka made yang mendadak menjadi tour guide kita hari itu. Lebih tepatnya Patene adalah rumah masa depan orang toraja.  Jadi masyarakat toraja menurut kepercayaan  setelah meninggal tidak diperbolehkan untuk kembali menginjak tanah. Sehingga mereka biasanya dibikinin Patane, dimasukin ke dalam goa, digantung di pinggir tebing Ke'te Kesu' dan terdapat juga yang dimasukin ke dalam lobang di batu besar atau tebing.

3. Tau-tau


Tau-tau adalah patung yang dipahat. Patung ini dikenal oleh masyarakat toraja untuk mewakili jasad orang yang telah meninggal. Tetapi tidak semua orang meninggal dibuatkan patung tersebut.  Pembuatan Tau-tau tidak boleh dikerjakan oleh sembarang orang dan harus dikerjakan berdampingan/dekat dengan jenasah. 

4. Kepala tengkorak dipinggir tebing

Jejeran kepala tengkorak ini konon usianua sudah ratusan tahun lamanya, Tengkorak manusia berjejer rapi di atas peti mati (erung). Cara masyarakat toraja dalam memakamkan mayat memang berbeda,  akan tetapi kembali lagi itu semua adalah sesuai dengan kepercayaan yang dipegang oleh masyarakat toraja. 

5. Souvernir


Dikawasan Ke'te' kesu' ini juga menyediakan berbagai souvenir atauncendramata yang dapat dibawa pulang oleh wisatawan mulai dari miniatur tongkonan,  berbagai ukiran,  kris,  patung, kain,  selendang,  tas,  aksesoris,  dan lain-lain.

Itu tadi perjalanan pertama aku ditoraja , next cerita lainnya akan aku update soon.  

Komentar